Minggu, 24 Agustus 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Aksesoris Motor Jadul Diburu Pengunjung Otobursa Tumplek Blek

Nurudin Abdullah   -   Sabtu, 11 Mei 2013, 22:30 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA-Aksesoris sepeda motor lawas keluaran 1980-an banyak diminati pengunjung Otobursa Tumplek Blek di plaza parkir timur Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta pada 11-12 Mei 2013, karena modelnya yang khas.

 

Ternyata, selain bentuk aksesoris yang khas dan lucu, para pengunjung lebih tertarik karena barang tersebut merupakan produk yang benar-benar baru. Bukan barang copotan dari motor rusak atau yang biasa dijual di pasar barang bekas.

 

Lapakantik, merupakan salah satu stand yang menjual aksesoris jaman dulu alias jadul, seperti lampu penerangan depan dan lampu merah belakang, lampu sen, spion, tutup wadah aki, keranjang besi untuk bagian depan motor bebek, serta tangki bahan bakarnya.

 

Bahkan, beberapa pemilik stand yang lain memajang sepeda motor Honda CB-100, Vespa Spring dan motor tua lainnya untuk menjadi daya tarik orang berdatangan, melihat langsung kemudian membeli spare part dan aksesoris khas sepeda motor jadul tersebut.

 

Kasnyono, pengunjung asal Banyumas, Jawa Tengah, terlihat membeli spedometer motor jadul tetapi produk baru yang akan dipasangkan pada motor Suzuki bebek miliknya yang telah dimodifikasi secara total menjadi bergaya maco.

 

"Saya tertarik beli karena modelnya yang lucu dan langka. Bentuknya mirip dengan bentuk oval dan harganya juga cukup bersahabat di bawah Rp100.000 per unit," katanya di arena Otobursa Tumplek Blek, Sabtu (11/5/2013).

 

Berbagai akesesoris untuk sepeda motor dan mobil buatan tahun jadul masih tersedia. Sehingga banyak pecinta mobil lawas yang tidak ingin melewatkan event tahunan Otobursa Tumplek Blek yang hanya berlangsung dua hari pada akhir pekan ini.


Source : Nurudin Abdullah

Editor : Fajar Sidik

 

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.