Kamis, 31 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

MOBIL BARU: Di Kaltim Etios Valco Diproyeksikan Terjual 100 Unit per Bulan

Bambang Supriyanto   -   Sabtu, 13 April 2013, 14:59 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM,BALIKPAPAN--PT Toyota Astra Motor meluncurkan Etios Valco dalam kendaraan segmen low hatchback di Kalimantan Timur dengan target penjualan 100 unit per bulan.

Kepala Cabang Auto2000 Sudirman Balikpapan Ilyas Fajar Martono mengatakan varian baru ini diproyeksikan sebagai raja di segmen low hatchback. Setidaknya, Etios Valco bisa menguasai 30% pasar dari seluruh market share di kelas tersebut.

“Launch di Jakarta sejak Maret. Kalau di Balikpapan dan Kaltim memang baru hari ini karena memang perlu ketersediaan stoknya,” ujarnya, Sabtu (13/04).

Mobil berkapasitas 1.200 cc ini diluncurkan dalam tiga tipe yakni J, E, dan G dan enam pilihan warna yaitu hitam, putih, biru, silver, abu-abu, dan beige. Dia mengatakan mobil ini diharapkan bisa menjaring konsumen yang mencari kendaraan di kelas low hatchback.

Kepala Cabang Auto2000 MT Haryono Balikpapan Alfa Wijaya menambahkan penjualan Etios Valco diharapkan bisa mencapai 800 unit. “Karena launching-nya baru April, jadi sisa bulan ini harus bisa terkejar sampai 800 unit,” katanya.

Untuk wilayah Kaltim, terdapat tiga cabang Auto2000 yang akan merealisasikan target ini yakni dua cabang di Balikpapan dan satu cabang di Samarinda. Adapun komposisi penjualannya, masing-masing sebesar 30% di dua dealer di Balikpapan dan 40% berasal dari dealer di Samarinda.(Foto:autobild)


Source : Rachmad Subiyanto

Editor : Bambang Supriyanto

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

 

POPULER